Minggu, 24 Mei 2015

Patah Tulang Lagi Setelah Lepas Pen

Tanggal 19 September 2012, saya mengalami kecelakaan yang menyebabkan patah pada kedua kaki saya dan dislokasi di kedua tangan. Dan dua setengah tahun kemudian, tepatnya pada tanggal 24 Maret 2015 lalu, saya mengalami patah tulang paha kaki kanan untuk kedua kalinya.


Kronologi kejadian


22 April 2014, saya divonis menderita osteoarthritis pada sendi panggul kiri dimana bantalan sendi yang notabene terus bergesek satu sama lain, terkikis lebih cepat daripada kemampuannya untuk tumbuh kembali. Kondisi ini memaksa saya untuk kembali memakai alat bantu jalan untuk mengurangi efek kerusakan sehingga sendi dapat bertahan lebih lama. Sampai hampir satu tahun kemudian, 28 Januari 2015, saya dinyatakan mengalami avascular necrosis yaitu keadaan dimana bantalan sendi sudah benar-benar habis sehingga harus diganti dengan sendi buatan melalui prosedur operasi bedah.

Jumat, 05 September 2014

Ospek ala STMIK AKAKOM : PESONA - Hari Pertama

STMIK AKAKOM mengemas ulang paradigma orientasi pengenalan kampus (ospek) yang selama ini dinilai buruk dan penuh tekanan menjadi rangkaian acara yang bermanfaat, kaya materi, dan juga menyenangkan. STMIK AKAKOM menamai rangkaian kegiatan ospek ini dengan sebutan PESONA.

Manusiawi

Seperti yang sudah dijanjikan, kami memang tidak diperlakukan semena-mena. Tidak ada kepala bola, tidak ada tas jelek, tidak ada kempongan, ikat pinggang rafia dan lain sebagainya. Kami hanya diminta mengenakan tanda pengenal (co card) yang juga sekaligus menempel pada buku pedoman mini yang kami cetak sendiri. Selain itu kami juga diarahkan untuk mengenakan pita di lengan kanan dengan kode warna sesuai dengan jurusan masing-masing. Saya dan peserta lain dari jurusan TI mengenakan pita berwarna merah muda.

Spesial untuk saya dan beberapa peserta lain diberi juga pita berwarna abu-abu sebagai penanda untuk peserta berkebutuhan khusus.

Kamis, 04 September 2014

Melanjutkan Studi di STMIK AKAKOM

Melanjutkan studi jenjang perguruan tinggi di STMIK AKAKOM bukanlah hal yang tidak pernah saya bayangkan sebelumnya. Sebagai seorang pelajar yang hendak memasuki masa lulus sekolah, barang tentu banyak sekali rencana-rencana seperti rencana untuk lanjut kemana, kuliah dimana, kerja apa, dan lain sebagainya.

Ketika itu nasib menuntun saya ke UGM untuk bekerja sebagai staf IT dan ditempatkan di unit kerja bagian humas universitas. Saya bergelut dengan berbagai macam bidang pekerjaan. Diantaranya analisis media, dokumentasi berita, pengembangan sistem informasi internal, mengelola berbagai akun media sosial UGM (facebook, twitter, youtube, bbm channel, dll), hingga teknisi panggilan jika sewaktu-waktu diperlukan baik oleh rekan sekantor maupun dari unit kerja lain.

Pilihan jatuh pada STMIK AKAKOM

Waktu berjalan hingga hampir dua tahun berlalu. Sudah saatnya saya mengambil keputusan untuk melanjutkan studi ke perguruan tinggi sebelum otak terlanjur membeku. Pilihan pun jatuh ke STMIK AKAKOM.

Kenapa STMIK AKAKOM?